Cari Artikel Blog Ini

Memuat...

Dicoba gan...

Total Tayangan Laman

PENYAKIT BUERGER AKIBAT DARI ROKOK

Postingan ini merupakan pengalaman penulis yang mengidap penyakit Buerger dari tahun 1988 sampai sekarang. Khusus ditulis untuk pengunjung EPG Studio dengan harapan dapat diambil manfa'atnya dan jangan sampai mengalami hal serupa dengan penulis Kebiasaan merokok sudah memasyarakat khususnya di Benua Asia termasuk Indonesia. Kita selalu menjumpai orang-orang di sekitar kita, baik secara individual maupun kelompok sedang menghisap rokok. Memang ada asumsi pada masyarakat perokok bahwa dengan merokok mendapatkan banyak keuntungan, misalnya : menjadi lelaki sejati, memudahkan dalam pergaulan dan masih banyak lagi asumsi-asumsi lainnya. Benarkah seperti itu...? Silahkan anda renungkan dan cari jawabannya.
Dalam ilmu kesehatan yang kita pelajari, banyak sekali penyakit yang salah satu penyebabnya adalah rokok, kita ambil contoh yang gampang : kanker paru-paru, hypertensi, stroke dan lain-lain
Salah satu penyakit akibat dari suka merokok merupakan jenis penyakit yang kurang dikenal oleh masyarakat yaitu "Buerger (Tromboangitis Obliterans) atau dalam bahasa gampangnya terjadinya penyempitan pembuluh darah terutama pembuluh darah yang jauh dari jantung termasuk pembuluh darah pada kedua anggota gerak (kaki merupakan bagian yang paling rantan dengan penyakit tersebut.
Penyebab utama penyakit Burger adalah nikotin yang terkandung dalam tembakau sehingga ada sebagian dokter yang menyebutkan bahwa Buerger merupakan penyakit alergi terhadap nikotin. Penyebab lainnya dimungkinkan dari selalu kelalahan dalam bekerja dan pikiran selalu kacau. Ada juga yang menyebutkan bahwa penyakit Buerger karena Hypersensitif terhadap protein tembakau.
Gejala-gejala awal dari penyakit ini tidak banyak diketahui kecuali orang yang menderita penyakit Buerger dan dokter ahli/spesialis, sebab dalam sehari-hari penderita kelihatan seperti orang sehat pada umumya. Walaupun dia mengeluhkan rasa sakitnya pada orang lain, selalu mendapat jawaban mungkin sakit ini...atau sakit itu. Jangankan masyarakat biasa , dokter pun banyak yang salah dalam mendiagnosa penyakit tersebut. Penulis sering memeriksakan penyakit tersebut pada mantri dan dokter di sekitar kota Sambas. Diagnosa mereka bervariasi. Ada yang menyebutkan Hypertensi, Gondok, Reumatik dan beberapa istilah penyakit lainnya yang sukar diingat.
Gejala-gejala Penyakit Buerger.
  1. Diawali dengan perasaan ngilu pada pembuluh darah yang terkena dan kalau kita sentuh pembuluh darahnya terasa keras (serangan umumnya hanya mengenai beberapa centimeter dari pembuluh darah).
  2. Pembuluh darah yang terserang tadi berubah menjadi kecil, rasa sakitnya hilang. Serangan beralih tempat ke pembuluh darah yang lain dan mengalami hal yang sama : sakit, keras dan mengecil.
  3. Kejadian itu berlanjut terus jika penderita tetap merokok yang lama kelamaan pembuluh darah yang tadinya kelihatan menonjol pada bagian tubuh (terutama tangan dan kaki) secara perlahan mengecil dan itu bisa terjadi pada semua pembuluh darah.
  4. Semakin lama banyak pembuluh darah yang mengecil sehingga keperluan tubuh dibagian tertentu seperti zat makanan, oksigen dll. Akibatnya sebagian jaringan menjadi rusak dan mati atau disebut juga timbul luka yang kadang-kadang tanpa sebab tanpa sebab. Bedanya luka karena penyakit ini warnanya hitam.
  5. Kalau hanya sekedar luka mungin tidak terlalu banyak masalah, kasih antibiotik lalu perban..selesai. Tapi luka ini sukar sekali disembuhkan dan yang pastinya rasa sakit yang terus menerus. Akibatnya segala aktifitas bahkan istirahat (tidur) ikut terganggu. Penulis pernah lebih kurang 1,5 bulan tidak dapat tidur akibat dari rasa sakit yang hebat dan terus menerus (tahun 2001).
  6. Luka tadi secara perlahan semakin membesar dan rasa sakit semakin hebat. Dalam keadaan ini dokter bisa memberi pilihan agar bagian tubuh yang luka (paling sering jari-jari kaki) dibuang/diamputasi. Kadang juga dokter ingin mencari jalan lain, tapi akrena penderita merasa tidak tahan dengan rasa sakit sehingga meminta/memaksa dokter agar jari kakinya dipotong.

Begitulah gejala-gajala penyakit Buerger. Semua gejala itu bukan hasil penelitian para ahli penyakit tapi merupakan pengalaman penulis selama menderita penyakit tersebut.
Apa yang bisa kita lakukan untuk mencegah penyakit Buerger ... ? Jawabannya hanya satu... Jauhi Rokok.
Bagi anda yang sudah terlanjur merokok dan belum bisa untuk berhenti,  segeralah berhenti merokok jika terdapat gejala-gejala yang serupa denga gejala-gejala penyakit Burger Dissies.
Semoga tulisan ini menjadi sebuah informasi yang bermanfa'at untuk anda.

Gambar-gambar yang ditampilkan merupakan keadaan terakhir (April 2009) dari penulis yang merupakan akibat penyakit Buerger.
  1. Gambar Kaki Kiri yang diamputasi pada tahun 2001 dan sampai sekarang belum mengalami perubahan.
  2. Gambar kaki kiri tanpa perban.
  3. Gambar kaki kanan yang diamputasi pada tahun 1997.
  4. Gambar bagian perut dengan bekas luka operasi Simpatektomi (sebenarnya da 2 bekas luka operasi yaitu bagian perut kiri dan kanan. Operasi tersebut kata dokter untuk memutuskan syaraf-syaraf yang bisa mengakibatkan mengecilnya pembuluh darah.
Akibat sampingan dari penyaki buerger (komplikasi) yang dialami oleh penulis :
1. Hypertensi
2. Stroke (untung masih baru stoke ringan)
3. Osteoporisis ( tulang keropos)
4. Atropi (penyusutan jaringan)
5. Pertumbuhan kuku terhambat dan menjadi rusak.
6 Penulis pernah masuk ruang ICU selama 2 minggu karena muntah dan berak darah . Kejadian itu diduga akibat selalu mengkonsumsi obat penahan sakit dan obat pengencer darah (aspilet)

Jika artikel ini bermanfaat..? Bagikan lewat :


BACA JUGA ARTIKEL DIBAWAH INI



Comments
8 Comments

8 komentar :

senseheal mengatakan...

Saya sangat prihatin dengan nasib anda, semoga tetap sabar dan tetap dapat berkarya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan untuk anda adalah:

1. Gunakan selalu sepatu yang melindungi kaki dari trauma fisik, suhu, maupun bahan kimia.

2.segera obati jika terdapat luka sekecil apapun sebelum terjadi infeksi yang makin meluas.

3.hindari cuaca dingin

4.Hindari konsumsi obat-obatan sembarangan yang bisa menyebabkan menyempitnya pembuluh darah (inilah perlunya anda selalu berkonsultasi dengan dokter pribadi yang selama ini sudah mengetahui riwayat penyakit Bapak sebelum mengkonsumsi obat-obatan warung, terutama)

semoga berguna.
http://senseheal.blogspot.com

the nh3e_@z mengatakan...

bagusssss>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

BILAL mengatakan...

Ikut prihatin dengan penyakit yang anda derita, saya ikut berdoa semoga lekas sembuh dan beraktifitas seperti sediakala.

xamthoneherbal.com mengatakan...

moga cpet smbuh .

Wikan kertanjali mengatakan...

wah... ngeri gan!!!
aku baru diberitahu ada seseorang menderita juga penyakit seperti anda.. dan penyakit itu karena merokok (kebiasaanku)!! jadi miris gan..

Arie Nazy mengatakan...

ampun. . .apa obAt nya

yohanes suyatno mengatakan...

sayang sekali si penulis blm bisa menyebutkan bagaimana kelanjutan perawatan untuk kesembuhan Buerger Dissies tsb. Turut prihatin dg kejadian tsb.

Ades Sambas mengatakan...

@yohanes suyatno Obatnya hanya satu "Stop Merokok"
Obat lainnya hanya berfungsi untuk melebarkan pembuluh darah yang menyempit serta obat pengencer darah..

Poskan Komentar

Ceritakan keberhasilan/kegagalan anda setelah mencoba Tutorial Blogger pada kotak komentar. Kritik dan Saran juga boleh asal sifatnya membangun...!!!